Blok M

Tisu-tisu berloncatan ke bibirmu yang sayu. Adalah sebuah noda berbau tiramisu di meja kita. Di depan, entah-siapa cekrek-cekrek. Artis medsos dan omong kosong 4.0?

Blok M membuatku terbayang rak-rak pucat di basement. Buku-buku yang saling bertindihan, seperti membentuk gunung-gunung yang tak pernah didaki.

Maskermu mengendapkan karbondioksida. Hujan jatuh tik-tik-tik. Dan sepasang tua duduk romantik di dekat dapur. Mengebulkan asap yang kretek (atau bukan?).

Blok M… selalu semacam vakansi mini, di tengah dunia yang berteriak. Orang-orang gamang di sana memberiku liburan singkat dari rumah, komputer, pandemi.