Semenjana #2

Perempuan itu terus melantur entah tentang apa. Bibirnya bicara a, tapi suaranya soal b. Semuanya surreal, seperti sebuah mimpi di malam yang becek. Jakarta Raya, pukul 7 petang, mengandung wangi keringat dan nestapa. Hari berakhir, dan gelas-gelas wiski diputar di dalam lingkaran. Hompimpaalaiumgambreng.

Adalah teduh pohon di samping warung Mang Kus. Ia telah jadi semacam refuge dari deadline, jadwal liputan, dan omong kosong bikinan hrd. Terduduklah kita di bangku seadanya di sana dan kita tak dituntut menjadi apa-apa. Kecuali manusia yang bercerita tentang aiueo dan xyz yang tak melulu soal kerja, kerja, kerja.

Melankolia telah kucampur dengan es dawet. Dan aku memesan teori dari Amerika untuk menjelaskan kenapa kota menjadi ruwet. Park dan Habermas mengisi layar komputer, lalu sistem mendadak mandek. Sebentar, mari kita pergi ke bawah dan memencet klakson. Tut, tut, tut. “Hai kota yang tua bangka.”

Seperti itulah hari-hariku terselip di laci, pada sebuah kubikel yang peyot di Bona Indah. Sebelas bulan terbaik. Tanpa hierarki yang mengular dari Palmerah sampai Panjang. Tanpa embel-embel #1, t.o.p, dan superlatif lain. Kita tak harus jadi apa-apa, kecuali manusia yang berbagi keluh kesah di sore merekah.

Post-scriptum: Saya sedang mencoba menggali lagi ide lama, yang selama ini terbenam di bawah mimpi-mimpi yang tak keruan bentuknya. Sebenarnya saya cuma ingin jadi medioker saja, dan merayakan senja dengan air putih. Seri “Semenjana” ini adalah usaha untuk membangunkan lagi anak kecil yang tidur manis di sana, entah dimana. Supaya ia lekas bangun dan berakhir di toko buku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s