Totti

Totti adalah (sebuah) Roma(n). Di hari Minggu kemarin, kita membacanya sebagai epilog. Bahwa waktu adalah gerak yang tak bisa dihadang. Kita boleh menulis roman seromantik apapun, tapi ujung akan selalu ada. Di Olimpico, Totti memberi kita air mata dan kenyataan itu. Kita larut dalam melonkolia bersama kota nan abadi.

Menjelang laga terakhir Totti, seorang teman asal Venezia berseloroh ringan. “Totti pensiun berarti kita benar-benar sudah tua,” ujarnya. Kita melewati masa kecil dengan Totti di televisi. Dan ia bertahan hingga kita melewati pubertas, masa remaja, dan pelan-pelan menua. Dan ia masih memakai seragam yang sama. Totti menjelma jadi nasihat: bahwa selalu ada yang berubah, bahwa selalu ada yang tidak berubah.

Kemarin, di Hollandseweg, saya berbincang dengan seorang gadis cantik dari Roma. Tentu saja, kita bicara soal Totti. Ia berkisah betapa linimasa Facebook-nya dipenuhi kata-kata manis untuk Totti. Semua temannya, entah perempuan atau laki-laki, mengumbar puisi untuk Sang Pangeran. Totti pergi dengan sajak nan harum.

Hari ini, di sela-sela kerja kelompok yang membosankan, saya menyetel video perpisahan Totti. Seorang teman asal Sardinia menerjemahkan beberapa kata dari Totti, saat ia memberi kata-kata terakhirnya di Olimpico. Lalu air mata tetes begitu saja. Setelahnya adalah nostalgia bercampur roman bercampur melankoli.

Kemarin dan hari ini, kita telah membaca Totti dengan romantisme yang berlarut-larut. Kita mengingat yang di belakang. Nostalgia menjebak kita. Juga kisah tentang betapa tengiknya sepakbola modern, saat Totti menjadi manifestasi terakhir dari antitesisnya. Dan waktu terus bergerak. Totti telah berakhir. Dan kita juga suatu nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s