Wat Pho

 

Teringat siang di Wat Pho
Buddha tidur begitu gagah
Anak Italia yang cantik
Koin 1 baht terjun ke kolam

(28 Januari 2015)

Saya teringat suatu siang di Wat Pho. Buddha tertidur.

Saya keluar, mengambil gelas air, dan menuju kolam di tengah. Melihat kerumunan turis berbagai warna kulit. Seorang anak perempuan Italia yang lucu mencuri perhatian saya. Mendorong-dorong kereta bayi dan berlarian kesana-kemari. Beberapa turis lain memintanya berfoto bersama.  O una bella ragazza.

Kolam itu konon mengandung mistik. Percaya atau tidak percaya. Lemparlah koin dan ucapkan permintaan anda, niscaya jadi kenyataan. Saya tak terlalu percaya pada hal-hal semacam ini. Tapi saya lakukan saja. Saya meminta koin satu baht dari adik, melemparnya ke dalam kolam, dan berdoa dalam hati.

Namun, ada yang keliru dengan doa saya.

Saya meminta sesuatu terjadi pada pertengahan 2015, tapi yang saya ucapkan justru “semoga tahun depan……”. Saya lupa siang itu sudah 2015, tepatnya 2 Januari 2015. Saya kira masih 2014, maka saya sebut “tahun depan”. Saya baru menyadarinya jauh setelah itu, mungkin ketika sudah di Jakarta.

Kemarin malam, takdir yang komikal menengok saya. Permintaan yang saya sebut di Wat Pho setahun yang lalu jadi kenyataan. Benar-benar “tahun depan” persis seperti apa yang saya ucapkan, bukan apa yang saya pikirkan. Hari ini saya melihat foto-foto di Wat Pho siang itu. Merekam ulang semuanya di dalam kepala.

Suatu hari nanti, saya ingin kembali ke Wat Pho. Menengok Buddha yang lelap, memandangi kolam, dan mungkin melempar koin lagi.

Advertisements

One thought on “Wat Pho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s