Bon Appetit

Bon appetit katamu
Aku memesan kari babi
Dan kau menatap
Ingin tapi enggan

Gereja dan mesjid runtuh
Agama abadi
Menjadi jalan
Menjadi pagar

Foto yang membekukan kita
Pada sore yang tua
Di depan rumahmu
Masih adakah?

Kita merekam masa muda
Tanpa foto dan video
Ingatan melarutkan kita
Ingatan merapuhkan kita

Di sudut meja makan
Masa depan koyak
Dan masa lalu robek
Au revoir katamu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s