Para Pengelana

Ada benang merah yang bisa ditarik dari semua pengelana hebat. Kebanyakan mereka (saya percaya) tidak begitu menyukai orang. Ada semacam keterasingan berada di dalam ikatan komunitas untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, mereka meloncat dari satu ruang ke ruang lain.

Ada hubungan yang terlanjur retak antara mereka dan masyarakatnya. Ada nilai-nilai yang saling bertentangan dan takkan bisa mendapatkan titik temu. Di situ ada jurang besar yang menganga antara avonturir dan masyarakat umum. Inilah yang memisahkan mereka dari realitas komunal yang empirik.

Para pengelana hidup dalam dunia mimpi, di realm yang tak benar-benar nyata, di ruang yang penuh ide bombastis yang tak akan mencapai nalar orang kebanyakan. Pada proses ini, jurang tadi kian melebar dan membentuk jarak yang tak terpermanai. Keterpisahan itu abadi.

Commuter line, Cikini-Depok
22 Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s