Elegi untuk Televisi

Sepak bola Indonesia kisruh lagi. Dan di tengah hiruk-pikuk ini, seperti yang sudah lalu-lalu, peran media-media bayaran mulai dimainkan. Tugas mereka simpel, untuk mengisi kepala masyarakat dengan fakta-fakta yang sengaja dikaburkan. Fuck idealisme, itu tak ada lagi di jurnalisme hari ini.

Hal ini membuat saya teringat suatu siang di Bajawa, Flores. Saya sedang menonton televisi di ruang tengah sebuah losmen murah yang berlokasi dekat stadion. Televisi milik bos lumpur sedang berkisah dengan pilu tentang masa depan anak-anak Indonesia yang karirnya akan habis sebelum dimulai bila PSSI disanksi FIFA.

Saya membayangkan jutaan orang terpukau dengan kisah omong kosong itu, otak mereka dicuci, dan tiba-tiba semua sepakat untuk mendukung pihak yang satu dan mencaci-maki pihak yang lain. Benar atau salah tidak penting lagi. Karena cerita bohong telah diumbar dan data-data empiris disembunyikan. Di negeri ini, kritisme sudah lama mati karena televisi.

Siang di Bajawa itu berlangsung kira-kira awal Februari 2013. Kini dua tahun berselang, yang terjadi adalah repetisi. Dengan mulut tersumpal uang-uang mafia dan keparat korporasi atau politik, media-media diperkosa independensinya dan menjadi alat melanggengkan ketololan. Kapan sepak bola kita maju kalau media terus memilih menjadi pelacur?

Saya bertanya-tanya, apakah dua tahun dari sekarang kisah usang ini akan terulang? Media-media itu (televisi, majalah, koran, portal online, dan lain-lain), masihkah mereka menjadi mainan dan dimatikan nalar kritisnya? Sampai kapan reporter, jurnalis, presenter, content writer, dan semua yang terlibat dalam proses pemberitaan rela dipaksa menjadi pembohong yang lihai memelintir kata, data, dan fakta?

Mungkin di lain waktu, di sudut Indonesia yang lain, saya akan menonton televisi dan melihat horor yang sama terjadi lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s