Wageningen/Breda

Antara Wageningen dan Breda
Langit patah jadi dua
Serafim kerubim jatuh
Tuhan melongok ke bawah
Udara putih berwangi bulu sayap yang rontok
Suasana hangat bak uap teh sore hari
Ada damai disana

Antara Wageningen dan Breda
Aspal retak dan arah jadi linglung
Kanan atau kiri ialah hak
Adalah tugas untuk memilih
Sobekan-sobekan kertas tumpah dari awan
Padat kata-kata asing dan
Alamat yang susah diucap

Antara Wageningen dan Breda
Kelana urung usai
Kotak-kotak masih harus terisi
Pun paraf, materai, dan omong kosong
Konon, pada tiap lomba lari
Etape terakhirlah yang tersulit
Jiwa dan tenaga terkuras habis

Antara Wageningen dan Breda
Di persimpangan jalan
Dengan jempol teracung
Mencari tumpangan

Depok, Desember kedua 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s