Hidup Ini Indah

Akan selalu ada momen-momen seperti ini. Saat kau mencintai kehidupan dan ingin memeluknya erat-erat. Saat hidup adalah kecupan di pipi dan gelora di dada. Tak lebih dan tak kurang. Segalanya terasa pas. Begitu alami, begitu apa adanya. Dan kala waktu itu tiba, yang kau inginkan hanyalah tenggelam tanpa basi-basi atau terkubur bersama puisi.

Setelah ini entah apa. Tapi dalam hidup yang terlalu bising, menemukan keheningan seperti di bawah pohon Bodhi adalah anugrah. Hal-hal yang belum terjadi dan selesai tak perlu melintas dalam pikiran. Hiruplah carpe diem. Resapi hingga sumsum, karena kau tahu esok awan mungkin akan kelabu dan hujan turun dengan derasnya. Tanah basah dan langit gelap.

Selain itu, momen-momen seperti ini tak bisa kau potret. Terlalu dangkal pula bila kau umbar. Ini murni milikmu, bukan siapa pun di luar sana. Ada masa dimana kau dan Tuhan menyimpan rahasia. Kau dan Tuhan saja. Itu adalah privilise yang mungkin tak semua orang bisa rasakan. Sekali lagi, di tengah jaman yang sesak oleh ribut dan caci maki.

Malam ini kau akan tidur dengan lelap dengan bintang bulan sebagai bantalmu. Esok pagi, dunia akan berbeda lagi. Tapi kau akan selalu punya alasan untuk mengingat hal-hal yang indah. Bukankah kita belajar bahwa menjadi biadab adalah pilihan? Lalu, kau akan berjalan di bawah terik matahari dengan senyum yang lepas dan udara yang menyejukkan sekujur tubuh.

Kau tahu, hidup ini indah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s