Suatu Pagi Ketika Eksotisme Tak Dicari

Saya membayangkan suatu pagi dimana manusia lalu lalang mengejar suatu yang tak pasti: omong kosong, dolar, dan layangan putus. Lalu matahari redup, hujan turun dengan petir yang menyalak. Manusia diam duduk di teras, memandang air yang menetes, mengecap segelas kopi yang melelehkan lidah. Di dekatnya tak ada kamera atau perekam, dia hanya melukis kata-kata. Saat itu dia tak ingin meringkus hujan ke dalam teknologi.

Kemudian saya melihat orang-orang berlibur. Tapi tak ada yang khusus, tak ada pesawat, kamar hotel, tabir surya, atau kacamata hitam. Juga tak ada celana pendek yang trendi dan topi yang keren. Tak ada telepon genggam, tustel, dan kabel-kabelan. Yang ada hanya senyum nan mengembang, tawa yang pecah, dan nafas yang lebih lepas. Saat itu orang-orang hanya melumat langit yang telanjang tanpa mengubahnya jadi pameran.

Lalu muncul manusia yang resah dan lelah, di pundaknya hanyalah beban orang lain: negara, korporasi, oligarki. Dia hanya badut sewaan untuk menghibur aparat dan korporat. Matanya meleleh oleh layar yang menyala, otaknya lelah oleh siang dan malam yang tak putus. Namun dia hanya di atas kursinya, terus menggali kesia-siaan, seperti Sisifus, seperti semua orang lain. Dia tak memikirkan liburan ataupun lautan.

Terakhir saya melihat puncak gunung yang lengang. Tak ada manusia, tak ada teriakan dan gertak gigi. Hanya angin, burung, dan asap yang mengepul. Pohon berjejer rapat-rapat, sungai-sungai mengalir tanpa cemar. Tanah gembur dan binatang hidup liar. Tak ada keriuhan, tak ada sampah. Manusia hanya berbaris di jalanan kota dalam kereta kencana masing-masing. Mereka tak peduli gunung gemunung dan udara jernih.

Suatu pagi ketika eksotisme tak dicari?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s