Terbiasa

Yang terburuk dari sebuah keburukan adalah terbiasa dengannya. Puncak borok korupsi adalah ketika orang-orang terbiasa dengannya. Juga pada hal-hal menyebalkan lain: macet misalnya. Dalam struktur kota yang payah dimana orang-orang ditindas untuk merayap di aspal hitam di bawah terik matari yang menyengat, itu adalah sebuah tragedi. Namun ketika orang terbiasa dengannya, ia bukan lagi manusia.

Di kota, terutama kota yang supersibuk, manusia telah lama mati. Yang hidup di dalamnya hanya weker yang berteriak dan binatang yang tergesa-gesa. Manusia tak ada lagi. Semua berjalan begitu saja mengikuti sistem yang telah ada dan membentuk semacam mekanisme yang penuh kebosanan. Lantas orang mulai terbiasa bosan. Ini parah juga. Karena dengan terbiasa pada bosan, orang tinggal sisa-sisa kulit dan daging.

Lantas alat-alat pembunuh bosan dicari. Manusia mati sekali lagi. Kali ini diinjak sesuatu yang besar yang tak terlihat yang menipu manusia hingga sumsumnya. Terlalu banyak tipu daya: reklame, iklan suara, hingga lalu lalang praktik gaya hidup di pusat-pusat kesibukan kota. Kini manusia tak lagi bosan. Tapi ia terbiasa dengan sesuatu yang lain: yang seperti menyenangkan tapi mengekang. Hingga sumsum.

Dalam seluruh proses kematian yang berulang-ulang itu, siapapun yang masih bisa mengeluh berarti masih punya sisa nafas untuk hidup barang sejenak. Mengeluh berarti menolak terbiasa pada yang buruk. Masih ada jarak diantara terbiasa dan yang buruk. Hingga ketaknyamanan muncul dalam berbagai rupa dan orang mulai ingin hidup sehidup-hidupnya. Tapi ingin tinggal ingin.

Kita lalu terbiasa mengeluh. Kita mati lagi. Kita terbiasa mati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s