Chairil

Hari baru saja berganti. Dan tiap hari adalah seremoni. Hari ini adalah hari puisi, tepatnya hari puisi Indonesia. Hari ini pula pada 91 tahun yang lalu seorang bayi lahir. Ia bukan anak siapa-siapa. Kelak ia akan jadi abadi. Hari lahirnya dijadikan sebagai hari puisi sebuah negeri. Orang mengingatnya sebagai binatang jalang. Saya ingin terasa akrab, saya menyebutnya Chairil.

Saya pertama kali mengenal Chairil di sekolah dasar. Siapa anak yang tak tahu Chairil. Saya bahkan memiliki semacam keyakinan bahwa Chairil Anwar adalah penyair pertama yang dikenal orang Indonesia dalam hidupnya. Sejak masih kanak-kanak kita membaca puisi “Aku” miliknya. Saat itu kita mungkin tak peduli, menganggapnya sebagai pelajaran yang tak penting. Suatu waktu kita tahu bahwa puisi itu bukan sembarangan.

Chairil juga bukan sembarangan. Ia hidup tak lama. Ia cuman sempat menghidupi “kesunyian masing-masing”-nya selama 27 tahun. Tapi itu cukup untuk membuatnya dikenang. Saya selalu kagum pada siapapun yang mati muda tapi abadi. Chairil bukan satu-satunya di daftar yang saya ingat. Tapi ia jelas spesial. Hidupnya jauh dari kata pantas, konon ia mati pun dengan penyakit seks.

Tapi penyair memang tak butuh hidup yang dianggap pantas. Ia hanya perlu puisi. Maka ia tak peduli. Ia jalani saja apa adanya apa yang mungkin saja dibencinya: hidup. Saya tak tahu pasti. Tapi kita tahu bahwa sejarah mencatat puisi pertama Chairil adalah sebuah sajak yang berjudul “Nisan”. Ia tuliskan sajak itu sesaat setelah neneknya meninggal dunia. Setelah itu puisi-puisi Chairil banyak yang tak jauh dari soal kematian.

Pada akhirnya ia memang mati. Tapi tak benar-benar mati. Negeri ini tak akan tak tahu ada seorang bernama Chairil Anwar. Ia adalah simbol. Ia adalah sosok yang tak mungkin tak ditengok bagi siapapun yang menulis puisi dan mencintainya. Chairil selalu akan hidup dalam tubuh-tubuh yang mengimani puisi dengan tulus. Saya percaya bahwa Chairil adalah salah satu hal yang lebih puitik dari puisi.

Selamat ulang tahun, Chairil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s