Dilema Kebebasan

Terlalu banyak pencarian dalam peradaban yang ditujukan untuk kebebasan. Sampai ujung dunia orang-orang berjalan melintasi apa saja hanya demi merasakan kebebasan absolut. Mungkin karena kita makhluk yang terpenjara sejak lahir, terbiasa untuk patuh pada aturan dan tali-tali yang mengikat, maka dalam proses menjadi manusia, atau “manusia unggul” seperti gagasan Nietszche, kita merasa perlu menemu apa itu bebas.

Namun kita hanyalah hewan buas yang sebagaimanapun laparnya tetap terantuk pada hakikat. Rupanya kebiasaan menjadi narapidana sudah melekat menjadi darah dan daging. Maka ketika kebebasan sempat tericip, yang lama dirindukan, yaitu keterikatan dan kemauan untuk patuh pada sistem. Terlalu bebas rupanya bukan ruang yang baik bagi seonggok daging yang bisa berjalan seperti kita. Olehnya kita pulang ke dalam sistem.

Sayang kita terbuat dari partikel-partikel yang membuat kita jadi sesuatu yang tak pernah puas, kita mencari dan terus mencari, menemu dan menemu lagi. Tapi kita tak pernah berhenti. Setelah masuk lagi dalam tata aturan kehidupan yang tersedia, kita bosan jadi anak penurut, maka sekali dua kali kita bergerak menjadi pemberontak lagi, hingga kesadaran muncul lagi dari bawah dan membuat kita jadi penurut lagi.

Pada akhirnya kita bingung ingin apa dan mau jadi seperti apa. Ini salah, itu salah. Pencarian menjadi semacam jelajah yang tak jua tuntas dan kebebasan menjadi sebuah mitos yang mengawang-awang. Apa yang esensial dari kebebasan tak pernah dirasa, maka kita merubahnya menjadi konsepsi bikinan otak sendiri agar menjadi lebih dekat dan dapat dianggap ada. Dan kita tetap terombang-ambing pada arus jaman.

Advertisements
Posted in ide

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s