Alah!

Bosankah kau pada pagi yang itu-itu saja meski kau tahu pagi itu tak itu-itu lagi? Pagi selalu baru, kata Kant, dan penciptaan tak pernah usai, ia dikutip Goenawan Mohamad. Tapi tetap saja matahari sama teriknya, siang sama gerahnya, dan malam? Ah, malam ya menunggu mati, menunggu lelap, menunggu pagi lagi. Ya pagi yang itu-itu lagi. Tak lelahkah kau hidup dalam lingkaran?

Kita mungkin makhluk yang suka mengeluh. Itu mungkin semacam anggapan umum yang terlanjur dipercaya sebagai kodrat. Jadi apapun yang terjadi, keluhan tetap eksis. Karena mungkin kita sedari kecil disogoki arti penting kesempurnaan. Jadi ketika yang tak sempurna datang, kita tahu kita punya alasan untuk mencibir, entah pada siapa. Padahal siapa juga tahu sempurna hanyalah mitos yang dibikin untuk spirit isme tertentu.

Selain itu, kita pun tubuh yang pasti menyerah pada bosan, cepat atau lambat, suka atau tidak. Melulu kita mencari yang baru karena tak betah dengan yang lama dan usang, meski kadang belum rusak. Saat yang baru datang kita perlahan tapi pasti akan menganggapnya tak lagi seperti mainan baru. Tak lagi seru, kita ingin yang lebih baru, yang lebih maju, yang lebih tak saru dilihat orang.

Demikianlah kebosanan itu menjadi sebuah siklus yang saklek dan kekal. Saya rasa itu semacam kepastian yang tak bisa ditolak. Hanya dia bisa dimodifikasi, direnovasi, atau entah diapakan oleh sejumlah orang yang tak ingin mengakui bahwa dirinya bosan. Alasan-alasan pun dicari sebagai justifikasi bahwa bosan tak pernah menghantuinya. Tapi orang tolol pun tahu orang seperti itu sedang beromong kosong.

Soal rutinitas, kebosanan, dan keluhan, saya rasa saya telah lelah pada ketiganya. Saya terlalu sering mengutuki rutinitas sebagai ciptaan yang terkutuk. Saya pun bosan untuk bosan, jadi kadang saya tak tahu sedang bosan pada sesuatu atau bosan pada kebosanan itu sendiri. Dan soal keluhan, kau tentu tahu tulisan ini, dan mungkin yang lain, adalah keluhan yang konsisten tercerabut dari keadaan? Mungkin saya sedang lelah mengeluh dengan mengeluh.

Advertisements

One thought on “Alah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s