Tribute to Marley

Hampir mati ditelan rindu. Rindu menari mengikuti irama reggae secara langsung. Langsung di hadapan mata, telinga, dan rasa. Lalu akhirnya rindu itu tuntas kemarin oleh perhelatan yang dimainkan di Rolling Stone dengan tajuk yang membuat mata berbinar, Tribute to Bob Marley. Ini ibarat seseorang yang sedang haus-hausnya dan suatu ketika ia mendapati minuman favoritnya di sudut meja. Ah pasti segar.

Beberapa band reggae lokal menyanyikan lagu-lagu Bob Marley yang masyhur itu. Mata girang tak karuan melihat orang-orang berambut gimbal berjoget dan menyanyi di depan panggung yang remang. Telinga apalagi. Tenang betul ia terbuai alunan nada-nada yang mengkompilasi kehebatan sang superstar dari Jamaika. Belum lagi rasa yang mau tak mau tercermin dari hentakan kaki dan kepala mengikuti irama musik yang menyentuh jiwa.

Malam itu suasana betul-betul nikmat. Ditemani San Mig, pantat duduk lengket di kursi depan meja bar. Cukup lama duduk disana ketika Ras Muhamad, penyanyi yang dikenal sebagai duta reggae Indonesia, tiba-tiba datang dan duduk di sebelah. Ia ditemani pacarnya yang cantik. Sesekali melempar senyum ke arahnya sambil tetap meresapi tiap denting nada yang pecah di udara Rolling Stone. Malam yang indah.

Jika ada yang salah pada acara tersebut adalah momennya hadir di malam dimana esok paginya ada ujian tengah semester yang menanti. Terpaksalah pulang sebelum acara bubar, sebelum terlalu banyak lagu Marley yang disenandungkan. Yang terburuk tentu tak kebagian jatah menghayati lantunan No Woman No Cry. Tapi tak apalah, sudah cukup puas jiwa ini dibasuh oleh reggae yang mengalun, meski tak lama betul.

Tapi rupanya ada ketidakikhlasan yang sisa di dalam dada. Ingin balik lagi, tapi jalan sudah terlalu jauh diterabas. Lampu kota berpendar menerangi ketidakpuasan. Mengebutlah lancer sekencang cahaya, mengusir kesal. Laju mobil lalu melambat seiring terngiangnya Three Little Birds di telinga. Mulutpun bernyanyi lirih mengikuti suara di telinga. Mata lalu menoleh sejenak ke arah tshirt yang dipakai, ada wajah Marley dan tulisan dibawahnya, the greatest jamaican hero.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s