Metode

Semester telah usai. Yang melegakan adalah lulus di semua mata kuliah di semester paling aneh ini. Yang paling melegakan adalah lulus mata kuliah metode kuantitatif. Mata kuliah paling menyita waktu, tenaga, dan pikiran. Belum lagi mitos yang menghantui tentang kekejaman mata kuliah satu ini. Lebih parah lagi cerita yang menyebut mata kuliah ini akan sangat penting setelah lulus kuliah nantinya. Semakin bingung bagaimana menyikapinya. Namun itu telah berakhir.

Meski telah lulus saya tak yakin apakah mendapatkan sesuatu dari mata kuliah itu. Mungkin belum terasa dan terbukti. Mungkin nanti. Mungkin juga tidak sama sekali terbukti. Mungkin saya bukan pembelajar yang baik. Tapi saya coba menangkap sesuatu. Berlagak tidak bodoh layaknya orang yang melakukan perjalanan tanpa mendapat pelajaran. Dalam hal ini ijinkan saya berpikir sesederhana mungkin. Ya seperti biasa.

Metode adalah cara atau teknik. Dalam khazanah penelitian ilmiah, terdapat dua mazhab besar metodologi, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Meski belakangan muncul metode campuran yang menggabungkan keduanya. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kuantitatif ditujukan untuk mendapatkan data pada keluasan suatu populasi, namun ia tidak menggali lebih mendalam. Cukup di permukaan saja. Beda dengan kualitatif.

Kualitatif tak bisa menangkap menangkap data yang melimpah yang dapat mengungkap pola pada populasi. Namun ia menggali fakta secara lebih mendalam pada sampel dari populasi untuk menangkap makna suatu gejala sosial pada individu atau sebagian masyarakat. Karena metode adalah cara, dan terdapat dua cara utama, saya coba menempatkan pengetahuan tentang metode tersebut pada cara orang melakukan jalan-jalan.

Tipe jalan-jalan kuantitatif adalah mereka yang mengunjungi banyak tempat, namun sayangnya dalam waktu yang singkat. Saat ini marak buku perjalanan berjudul “5 hari keliling 4 negara” atau judul-judul lain yang setipe. Perjalanan ini biasanya identik dengan mereka yang tak punya banyak waktu jalan-jalan dan tak berani keluar dari rutinitas (pekerjaan misalnya) untuk mencoba melakukan semacam perjalanan yang lebih panjang, tapi ingin mencicip banyak tempat.

Pejalan kuantitatif mungkin merasakan banyak tempat, banyak kota, banyak negara dalam perjalanannya. Tapi ia hanya melihat permukaan tanpa sempat mencoba menengok lebih jauh tentang budaya, masyarakat, dan hal-hal lain yang tak dapat dilihat hanya dalam waktu sehari saja. Paspor mereka mungkin penuh, tapi jika ditanya tentang suatu tempat mereka takkan punya cukup banyak cerita.

Tipe kedua adalah perjalananan ala kualitatif. Perjalanan tipe ini sering dinamakan slow traveling. Pada tipe ini, pejalan memilih diam di suatu tempat untuk waktu yang relatif lama dibanding hanya sekedar numpang pipis seperti model perjalanan kuantitatif. Pejalan punya banyak waktu untuk menyelami kehidupan masyarakat di suatu tempat, mengerti kebudayaan, dan merasakan hal-hal lain yang tak bisa didapat dengan tinggal hanya sehari dua hari.

Pejalan kualitatif mungkin tak mendapat cukup banyak tempat, kota, atau negara untuk dilihat dan disinggahi. Paspor mereka mungkin tak seramai pejalan tipe pertama. Tapi pada setiap bendera negara, atau nama kota yang mereka datangi, mereka akan punya banyak cerita yang menarik untuk dibagikan. Cerita yang takkan terdengar apabila mereka singgah hanya sebentar.

Seperti halnya metodologi dalam penelitian ilmiah, metode perjalanan tentu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tergantung masing-masing orang untuk menentukan tipe mana yang disukainya, atau yang sesuai dengan kebutuhannya. Bisa juga kita tinggalkan metode-metode itu dan berjalan saja tak karuan mengikuti arah angin, tanpa teknik, tanpa cara. Saya rasa itu lebih baik, baik dalam hal jalan-jalan maupun meneliti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s