Macet

Macet adalah bentuk jalanan ibukota yang mengiris hati. Terbentuk dari kehidupan modern yang berkembang pesat, menuntut mobilisasi tingkat tinggi demi tujuan mencari pundi. Aktivitas mencari uang ini yang terjadi setiap hari tanpa henti dan dilakukan semua orang. Menuju ‘tempat uang’ itu orang harus berpergian, dan dalam berpergian itu kemacetan jadi hiasan.

Statistik mencatat, macet membuang-buang triliunan rupiah. Ironis. Padahal orang yang berdesak dalam kemacetan itu justru rela didesak dan mendesak karena ingin mendapat rupiah. Yang dicari sebenarnya adalah yang terbuang. Terbuang di tengah jalanan sesak yang pilu dan berdebu. Tempat orang-orang dari sudut-sudut daerah di Indonesia berharap mendapat penghidupan yang lebih layak. Terbuai cerita klasik tentang kemegahan ibukota, padahal kemegahan itu yang kebanyakan membunuh mereka pelan-pelan.

Macet juga jadi cerita tentang bagaimana individualisme terekam secara gamblang. Mobil-mobil yang hanya diisi satu orang itu salah satu buktinya. Orang lebih suka sendirian sekarang, entah karena tidak punya teman atau memang baginya hidup hanya milik sendiri. Tapi bukankah memang tak ada waktu untuk berteman? Rutinitas membunuh waktu-waktu itu. Macet juga tunjukkan bahwa orang tidak ingin orang lain ada. Misalnya saya sedang terjebak macet, tentu saya berharap orang yang disekeliling saya tidak ada, dengan begitu jalanan lancar.

Dan seperti itulah kehidupan ibukota. Dengan berbagai hiasan-hiasannya, yang indah, yang getir. Entah sampai kapan kondisi ini terjadi. Setidaknya semakin lama, macet tidak lagi dianggap sebagai masalah. Macet akan jadi hal lumrah. Kemudian karena dianggap tidak jadi masalah, solusi tak dipikirkan. Macet semakin parah. Jakarta tenggelam. Selesai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s