For One More Day

Novel Mitch Albom tentang seorang bernama Charles ‘Chick’ Benetto. Orang yang pernah mencicipi ujung pelangi bisbol, yaitu World Series. Yang membuatnya menarik justru karena dengan prestasi yang tak semua orang bisa meraihnya itu, dia justru pernah berusaha bunuh diri. Yang lebih menarik lagi, dia gagal karena diselamatkan ibunya. Ibu yang sudah meninggal sekitar delapan tahun sebelumnya.

Kehidupan Chick rapuh sejak remaja. Ia ditinggal ayahnya (bukan karena meninggal) saat masih berusia belasan. Ayah yang sangat dihormati, disanjung, dan dipatuhinya. Dia yang tadinya anak papa tiba-tiba tak punya ayah. Hidupnya kemudian dilanjutkan tanpa sosok ayah, hanya dengan ibu dan adik perempuannya. Chick yang sejak kecil telah dilatih bisbol dengan keras oleh ayahnya tumbuh menjadi atlit bisbol yang cakap. Dia memesona pada level sekolah, yang kemudian membawanya mendapat beasiswa bisbol untuk masuk ke universitas.

Di universitas itu karirnya makin mengkilap. Dia pun masuk tim profesional. Singkat cerita dia turut bermain dalam rangkaian World Series. Meski dalam klub itu dia hanya 6 minggu, tapi setidaknya dia pernah tercatat dalam sejarah sebagai orang yang tampil di World Series. Setelahnya, dia hanya memperkuat klub-klub kecil sampai akhirnya memutuskan berhenti. Dia menekuni pekerjaan baru dalam bidang pemasaran. Meski sulit bagi mantan bintang sepertinya, tapi itu dilakukannya demi istri dan anak perempuannya tercinta.

Cerita berlanjut, hingga akhirnya ibu Chick kemudian meninggal. Meninggal karena serangan jantung. Dan pada saat itu, saat ibunya terjatuh, dia justru sedang membohongi ibunya. Dia berbohong dengan alasan ada urusan kerja, padahal dia sedang bermain bisbol untuk sebuah laga reuni demi menuruti perintah ayahnya, ayah yang telah mengkhianati ibunya. Dia merasa terpukul. Sejak itu dia mengaku kehidupannya kacau, hancur. Dia terjun bebas dan semakin sering bergaul dengan alkohol.

Pekerjaannya pun lepas. Dan dia berpisah dengan istri dan anak gadisnya ketika masih remaja. Dia semakin tenggelam dan memutuskan menyerah. Dia ingin bunuh diri karena rasa sesal dan rasa bersalah tak dapat ditanggungnya lagi. Dia berniat mengakhiri hidup di tempat dia memulainya, di lingkungan dekat rumah ibunya di Pepperville Beach. Menyetir dalam keadaan mabuk, Chick kemudian menabrak truk besar. Mobilnya terlempar keluar pembatas jalan, dan menabrak papan reklame yang jatuh menimpa mobilnya. Chick terlempar keluar.

Setelahnya cerita berbau mistis, seperti cerita hantu. Chick lalu berjalan dan memanjat sebuah tower besar yang tinggi, dari situ dia berniat menyelesaikan semuanya. Dia mendorong tubuhnya kedepan dan jatuh. Tapi dia belum mati. Dia sadar. Saat sadar dia justru melihat sosok ibunya sedang duduk. Dia setengah percaya. Dia lalu memutuskan pergi ke rumah masa kecilnya. Di situ dia mendengar ada suara khas yang memanggil namanya, suara ibunya. Singkat cerita, meski setengah percaya setengah tidak, Chick bersama ibunya selama hari itu.

Mereka berpergian dan saling mengobrol. Chick dan ibunya bercerita tentang hal-hal dalam kehidupan yang lalu, dan dari cerita-cerita itu menguak semuanya. Semua yang tersembunyi bagi Chick. Dia jadi tahu tentang perselingkuhan ayahnya, tentang kehidupan ibunya selama dia di asrama universitas, selama menjadi pemain bisbol dan kemudian berkeluarga. Chick mengaku menyesal atas hidupnya. Roh Chick yang dalam keadaan sekarat akhirnya dikembalikan. Ibunya memintanya untuk tetap hidup, untuk memperbaiki hidupnya dan hubungan dengan istri dan anaknya yang telah menikah tanpa kehadirannya.

Chick kemudian tetap hidup, meski hanya lima tahun setelah percobaan bunuh diri itu. Kisahnya yang memang sukar dipercaya, mengajarkan bahwa orang yang kita sayangi masih ada di sekitar kita meski sudah meninggal. Mereka menjelma menjadi malaikat yang senantiasa menjagai kita, terutama dalam keadaan-keadaan sukar. Mereka yang telah mati masih terkait dalam kehidupan kita karena bagaimanapun mati tidak bisa mematahkan cinta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s