Ulang Tahun

Saya lupa kapan terakhir kali merasa sangat bahagia di hari ulang tahun, benar-benar bahagia. Menantikan setiap hari itu menjelang, mengira-ngira berapa banyak ucapan dan kado yang mungkin diperoleh. Mungkin saat itu adalah ketika saya di bangku SMA, entah tepatnya ulang tahun yang keberapa. Selebihnya saya selalu merasa hari ulang tahun sama saja dengan hari yang lainnya, tak ada bedanya. Bahagia memang, tapi tidak pakai ‘sangat’. Setidaknya itu menurut saya. Dan setiap pendapat punya alasan.

Alasan saya adalah karena bagi saya setiap hari sama diciptakan oleh Tuhan. Tak peduli hari apapun, intinya sama. Dan kalau ada yang bilang saya tidak bersyukur ditambahkan satu tahun, itu salah. Justru itu. Saya bersyukur di setiap hari dalam umur kehidupan saya, bahkan setiap detiknya saya syukuri. Jadi bagi saya ulang tahun hanya karangan orang-orang jaman dulu (yang membuat istilah ini) untuk berpesta. Mereka hanya tak tahu kapan harus berpesta, untuk membuat suatu yang spesial, atau untuk mendapat kado. Maka mereka bentuklah istilah ‘hari ulang tahun’.

Saya berbeda. Di setiap hari saya selalu merasa dalam pesta. Tapi itu tak sepenuhnya benar dong, kadang-kadang pesta itu direcoki beban-beban hidup yang ditaruh paksa di pundak saya. Bagi saya pula, setiap hari adalah spesial. Setiap hari penuh makna. Setiap hari berbeda dari hari lainnya. Mengutip Kant, saya ingin bilang, penciptaan tak pernah usai, pagi bukanlah rangkaian repetisi. Dan dengan kutipan itu, setiap hari adalah kado yang kita terima dari Yang Punya Hidup.

Jadi bukan saya tak mensyukuri hari kelahiran saya. Saya tentu berterima kasih kepada Tuhan atas hari itu, sama seperti yang saya perbuat di hari-hari lainnya. Bersyukur karena sebuah hari masih boleh terjejak di kalender hidup saya dalam perjalanan panjang menuju ujung takdir. Bersyukur karena matahari masih ada dan bersinar tanpa curiga. Bersyukur juga karena malam masih sempat menutup langit dengan bentangan hitam gelap, hingga saya ingin sekali melubanginya dan berusaha mengintip apakah masih ada pagi yang baru untuk saya cicip.

Advertisements
Posted in ide

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s